Peningkatan Literasi Remaja tentang Pencegahan Infeksi Menular Seksual melalui Edukasi Kesehatan Berbasis IPTEK

Authors

  • Siti Romlah Universitas Riau Indonesia
  • Zuliyana Universitas Riau Indonesia
  • Rizki Natia Wiji Universitas Riau Indonesia
  • Nadiah Fadhilah Universitas Riau Indonesia

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Infeksi Menular Seksual, IPTEK Interaktif, Literasi Remaja, Platform Digital

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang sangat rentan terhadap risiko masalah kesehatan reproduksi, termasuk ancaman Infeksi Menular Seksual (IMS). Keterbatasan akses terhadap sumber informasi yang akurat, hambatan hambatan psikososial, serta masih tingginya stigma dan rasa canggung dalam mendiskusikan kesehatan seksual menyebabkan tingkat literasi remaja mengenai IMS berada pada kategori rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi remaja mengenai pencegahan IMS melalui edukasi kesehatan berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dengan memanfaatkan platform web interaktif "EduSex-Health" yang dilengkapi fitur modul multimedia, simulator risiko, dan kuis gamifikasi. Mitra sasaran program adalah 85 remaja karang taruna dan siswa SMA/SMK di Kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan secara komprehensif melalui empat tahapan utama: (1) analisis kebutuhan dan asesmen awal (pre-test); (2) perancangan dan
validasi platform IPTEK; (3) implementasi workshop edukasi interaktif; serta (4) evaluasi pasca-intervensi (post-test) dan tingkat kepuasan mitra (CSAT). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata skor literasi remaja dari 48,65 (kategori rendah) saat pre-test menjadi 87,42 (kategori tinggi) setelah diberikan intervensi edukasi berbasis IPTEK. Perhitungan skor Normalized Gain (N-Gain) menghasilkan nilai sebesar 0,75, yang menunjukkan kategori efektivitas tinggi. Evaluasi CSAT mencatatkan tingkat kepuasan mitra sebesar 91,8%, yang membuktikan bahwa pemanfaatan media digital interaktif berbasis IPTEK
sangat disukai, efektif menghilangkan rasa canggung, serta mampu memperkuat retensi pengetahuan pencegahan IMS secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles