Pengembangan Program Edukasi Kesehatan Reproduksi Terintegrasi dalam Pencegahan Perilaku Berisiko dan Infeksi Menular Seksual

Authors

  • Heni Heriyeni Universitas Riau Indonesia
  • Oktaliza Elektrina Universitas Riau Indonesia
  • Zuliyana Universitas Riau Indonesia
  • Ekry Binti Farizal Universitas Riau Indonesia

Keywords:

Edukasi Terintegrasi, Kesehatan Reproduksi, Perilaku Berisiko, Infeksi Menular Seksual, SMAN 2 Rengat

Abstract

Keterbatasan literasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja SMA memicu tingginya kerentanan terhadap perilaku berisiko dan penularan Infeksi Menular Seksual (IMS). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkankan dan mengimplementasikan model "Program Edukasi Kesehatan Reproduksi Terintegrasi" yang menggabungkan penguatan kurikulum sekolah, pelatihan peer mentors, serta kanal konsultasi interaktif anonim bagi siswa SMAN 2 Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (INHU). Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui empat tahap utama: (1) diagnostic assessment & baseline survey, (2) penyusunan modul terintegrasi & boot camp 20 Peer Mentors, (3) intervensi terintegrasi multi-saluran (UKS Corner, workshop kelas, & hotline digital), serta (4) evaluasi dampaknya menggunakan N-Gain score dan Refusal Self-Efficacy Index. Subjek pengabdian terdiri atas 150 siswa SMAN 2 Rengat. Jalannya kegiatan dievaluasi secara bertahap. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan siswa sebesar 44,7% (dari rerata pre-test 49,9% menjadi post-test 94,6%) dengan nilai NGain rata-rata 0,91 (kategori tinggi). Selain itu, efikasi diri siswa dalam menolak ajakan perilaku berisiko meningkat pesat dari 46,5% menjadi 92,4%. Tingkat kepuasan peserta (CSAT) mencapai 94,7%. Program intervensi terintegrasi ini terbukti efektif membentuk benteng proteksi internal siswa dan berpotensi menjadi model percontohan promosi kesehatan sekolah di Kabupaten Indragiri Hulu.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles